Demokrasi di bulan Ramadhan

Demokrasi di bulan Ramadhan

Bismillahirohmanirrohm
Dengan menyebut asmaNya, yang penuh kasih dan sayang

Begitu bertambah mulianya bulan ramadhan ini, ibadah hati antara kita dan Dia sang khalik, bersamaan dengan hiruknya suasana demokrasi di Indonesia
Tanggal 9 Juli 2014, hari pemilihan umum, pemilihan presiden yang selama ini begitu meriahnya . Masing- masing kelompok membawa opini, ide, pemikiran,justifikasi dan lainnya untuk memenangkan jagoan mereka. Ya, saat ini memang hanya ada dua pilihan : Prabowo-Hatta & Jokowi-Jusuf Kalla.

Telah dari bulan2 sebelumnya suasana kampanye , seakan hasrat politik itu membelah Indonesia menjadi dua kelompok , kelompok 1 dan kelompok 2, tetapi itulah demokrasi, itulah perbedaan yang memang sebelumnya selalu diingatkan sang Nabi – bahwa perbedaan adalah rahmat selama kita bisa saling mengisi kekukarangan dari perbedaan yang ada

Perbedaan antara dua pilihan, merupakan abstrak yang kadang lebih mengutamakan ego hasrat yang berupaya untuk saling menonjolkan kemampuan, kadang lupa dengan hal yang menjadi kelemahan. Dua perbedaan seharusnya saling mengisi, itu teori yang mungkin dapat pelan2 kita jalankan pelaksanaannya

Kembali kepada ibadah ramadhan, ini adalah ibadah hati antara kita dan Dia, mungkin ini pembelajaran yang diciptakanNya untuk kita semua, Pemilu adalah aktivitas ideologis hati – antara kita dan keyakinan politik kita , dan kita harus berusaha untuk saling memaklumi dan saling menjaga pilihan masing- masing pihak. Karena apapun pilihan kita, semuanya bertujuan untuk mencapai kebaikan.

Pencapaian kebaikan, ibarat perjalan dari suatu tempat ke tempat lainnya, tempat yang lebih baik dari segala aspek, yang membedakan adalah kendaraan yang akan digunakan, jalan yang akan dilalui, para awak yang akan membawa penumpang, dengan pemimpin yang akan mengarahkan arah tujuan.

Selamat berjalan , dan menempuh kebaikan, sebagai penumpang kita berharap dapat memberikan masukan kepada para awak dan pemimpinnya, setidak2nya sedikit bertanya…mau kemana kita berjalan

Selamat beribadah puasa – selamat berdemokrasi hati

Ved /08:45/06072014

admin

orang biasa - dosen biasa - praktisi biasa

You may also like...

Leave a Reply

%d bloggers like this: