Viking : bentuk perjuangan hidup

Beberapa waktu yang lalu saya menonton serial film Viking , film yang bercerita tentang kehidupan Bangsa Viking , bangsa yang berada di Eropa Utara , yang berjaya pada beberapa abad yang lalu. Kehidupan yang keras , penuh perjuangan , sisi positifnya adalah bagaimana mereka berjuang untuk kebudayaan dan keberadaan bangsa mereka .

Dari alur cerita banyak sekali kekerasan yang dilakukan oleh bangsa viking, bangsa perompak …jauh dari bentuk norma-norma baik keberadaban, mungkin ini bentuk perjuangan yang “kurang arah” , tapi sekali lagi ini peninjauan dari sisi legenda…cerita tentang perjuangan hidup.

Tertarik tentang cerita viking , monggo hasil copas dari :

http://id.wikipedia.org/wiki/Viking

Viking adalah suku bangsa dari Skandinavia yang berprofesi sebagai pedagang, peladang, dan paling terkenal sebagai perompak (seringkali setelah gagal berniaga) yang di antara tahun 800 dan 1050 menjarah, menduduki dan berdagang sepanjang pesisir, sungai dan pulau di Eropa[1] dan pesisir timur laut Amerika Utara, serta bagian timur Eropa sampai ke Rusia dan Konstantinopel. Mereka memanggil diri mereka sebagai Norsemen (orang utara), sedangkan sumber-sumber utama Russia dan Bizantium menyebut mereka dengan nama Varangian.[2] Sampai sekarang orang Skandinavia modern masih merujuk kepada diri mereka sebagai nordbor (penduduk utara).

Leif Eriksson, yang dalam saga Islandia dikatakan keturunan para pemimpin Viking Norwegia yang mendirikan perkampungan Eropa pertama di Greenland sekitar tahun 985, kemungkinan besar adalah orang Eropa pertama yang menemukan Amerika sekitar tahun 1000.[3] Perkampungan yang didirikannya kemungkinan besar adalah di L’Anse aux Meadows, yaitu di Newfoundland dan Labrador, Kanada.

Istilah Abad Viking telah dipakai untuk menyebut periode sejarah Skandinavia dari tahun 800 sampai 1066, yaitu sampai pada kematian dari Harald III Sigurdsson.[4][5][6]

Sebutan Viking secara luas dapat pula digunakan untuk menyebut seluruh populasi Skandinavia di Abad Viking beserta perkampungan-perkampungan sebarannya. Sebagai contoh, para pedagang dan perompak pada masa tersebut yang berasal dari pantai timur Laut Baltik dalam saga Islandia mula-mula disebut sebagai Vikinger fra Estland, atau dalam bahasa Norwegia ialah Viking Estonia.[7][8][9][10]

Penjelajahan Viking semakin berkurang dan akhirnya berhenti selama proses Kristenisasi Skandinavia yang berlangsung secara bertahap.

admin

orang biasa - dosen biasa - praktisi biasa

You may also like...

Leave a Reply

%d bloggers like this: