SIA : pemahaman dan peran dalam organisasi

tulusan mahasiswa – novita – tks for share

 

Sebelum mendefinisikan SIA (Sistem Informasi Akuntansi), hal pertama yang harus anda pahami adalah sistem.  Sistem pada dasarnya merupakan rangkaian dari dua atau lebih komponen yang saling berhubungan, dan berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan.

Sebagaimana mana penjelasan saya sebelumnya bahwa inti dari ilmu manajemen adalah pengambilan keputusan di masa yang akan datang. Nah dalam rangka pengambilan keputusan ini, tentunya planning dalam suatu organisasi harus tersusun secara sistematis atau tersistem dengan sebaik mungkin.

Tanpa ada sistem yang saling terhubung, akan sulit bagi suatu organisasi atau perusahaan untuk menghasilkan keputusan yang benar-benar efektif. Disinilah kemudia SIA berperan sebagai sistem manajemen yang efektif.

Sistem informasi akuntansi terdiri dari lima komponen yang saling terhubung, yaitu :

1. Orang-orang yang mengoperasikan sistem tersebut dan melaksanakan berbagai fungsi

2. Prosedur-prosedur, baik manual maupun yang terotomatisasi yang dilibatkan dalam mengumpulkan, memproses, dan menyimpan data tentang aktivitas organisasi

3. Data tentang proses bisnis organisasi

4. Software yang digunakan untuk memproses data organisasi

5. Infrastruktur teknologi informasi

Dengan kelima komponen ini, akan memungkinkan SIA dalam suatu organisasi atau perusahaan untuk memenuhi fungsi pentingnya, diantaranya :

1. Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas-aktivitas yang dilaksanakan oleh organisasi, sumber daya yang dipengaruhi oleh aktivitas-aktivitas tersebut, dan para pelaku yang terlibat dalam aktivitas tersebut, agar para manajemen, para pegawai, dan pihak luar yang berkepentingan dapat meninjau ulang (review) hal-hal yang telah terjadi.

2. Mengubah data menjadi informasi. Ini merupakan fungsi vital dari SIA. Ketika data menjadi informasi, maka informasi tersebut akan sangat bermanfaat baik bagi pihak internal maupun eksternal perusahaan.

3. Fungsi yang ketiga dari SIA adalah tersedianya pengendalian. Sebagaimana kita tahu bahwa dalam ranah organisasi yang lingkupnya besar seperti perusahaan, terjadinya fraud atau kecurangan bukanlah hal yang langka. Dengan adanya SIA, perusahaan akan mampu untuk menjaga aset-aset organisasi, termasuk data organisasi, untuk memastikan bahwa data tersebut tersedia saat dibutuhkan, akurat, dan andal.

Ketika fungsi SIA telah berjalan dengan maksimal sesuatu dengan fungsi diatas, maka manajemen suatu perusahaan juga akan ikut maksimal. Sebagai pegiat ekonomi ataupun akuntansi, anda harus paham bahwa SIA yang efektif penting bagi keberhasilan jangka panjang organisasi manapun.

admin

orang biasa - dosen biasa - praktisi biasa

You may also like...

Leave a Reply

%d bloggers like this: